Sharia Economic Forum yang sering dikenal dengan SEF, merupakan Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) yang berada di bawah naungan Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma. Seiring bertumbuh kembangnya SEF sebagai penggiat Ekonomi Islam yang kian beranjak dewasa, SEF melalui sumber daya insani yang berkarakter tangguh, kreatif, serta ikhlas dan profesional. SEF selalu berupaya optimal untuk menghasilkan program-program berkualitas unggulan, inovatif, serta bermanfa’at untuk agama, bangsa, negara dan demi dunia yang lebih baik.

  • 12 Aug 2020

  • 0 Comments

  • Berita Eksyar

Pertumbuhan investor syariah terus menunjukkan hasil yang signifikan. Sejak Sharia Online Trading System (SOTS) diluncurkan tahun 2011, jumlah investor syariah meningkat hingga 515 persen.

Kepala Divisi Pengembangan Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI), Irwan Abdalloh menunjukkan jumlah investor syariah per Juni 2020 mencapai 75.570 dengan pangsa 6,1 persen. Jumlah tersebut naik dari 68.599 investor pada akhir 2019.

"Jumlah investor syariah telah meningkat 515 persen dalam empat tahun terakhir," katanya kepada Republika.co.id, Senin (10/8).

Jumlah saham syariah juga naik dan mulai menjadi pilihan. Per Juni 2020, ada 22 saham syariah baru yang merupakan 79 persen dari total perusahaan tercatat baru dalam setengah tahun 2020 ini. Sementara total saham syariah berjumlah 448 saham dari 692 saham atau mencapai pangsa 65 persen.

Dari sisi kapitalisasi pasar, nilai saham syariah selalu lebih tinggi daripada saham nonsyariah. Per Juni 2020, nilai kapitalisasi saham syariah mencapai Rp 2.906 triliun atau mencapai pangsa 51 persen dari total kapitalisasi market sebesar Rp 5.678 triliun.

Jumlah investor ritel di pasar modal secara umum juga mengalami peningkatan signifikan. Dari total 3,02 juta investor, sebanyak satu persen adalah investor institusi dan sisanya ritel atau individu.

Terjadi peningkatan signifikan penambahan investor di masa pandemi menjadi di atas 20 ribu investor per bulan. Padahal biasanya di bawah itu. Profil usia investor pun sebanyak 46,14 persen berusia di bawah 30 tahun dan 70,77 persen di bawah 40 tahun.

Sumber: Republika.co.id

  • 8 Aug 2020

  • 0 Comments

  • Berita Eksyar
  • 3 Aug 2020

  • 0 Comments

  • Berita Eksyar
  • 26 Jul 2020

  • 0 Comments

  • Open Recruitment

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Bismillaahirrahmaanirraahiim

Berdasarkan hasil Seleksi Wawancara 1 Calon Pengurus Muda Sharia Economic Forum Universitas Gunadarma periode 2020/2021, maka kami mengumumkan 45 nama yang lanjut ke tahap Seleksi Magang & Pelatihan:

 

1. ABDUL IMRON (1EB13)
2. ABDULLAH FADHLURRAHMAN MAHFUZH (1KA04)
3. ABIGHEL APNAN CAMILA (1EB03)
4. AHMAD MUZAKI (1IB01)
5. AHMAD ZIKRY FADILLAH (1EB07)
6. ALIFIYA RISQI HABIBAH (1EB10)
7. ALLYSA FATMA INDRIANI (1EB03)
8. AMALIA ANJANI (1EC01)
9. ANDENA PUTRI MAULIDA (1PA22)
10. ANDIENA CASSY CANDRAKIRANA (1DD02)
11. ANDINI DWI JULIANTI (2EB03)
12. ANNISA (1SC01)
13. ASIH KARSINIH (1EC01)
14. ATIKAH LESTARI ENDRAWATI (1ID02)
15. AURELIA ZAHRA SALSABILA (1EB03)
16. AZIZAH DINA SULARSIH (2EA19)
17. BUNGA CANTIKA (1EB07)
18. DESTI PUTRI AFIFAH (1EB15)
19. DEVI SYELI FITRIANI (1EB10)
20. DIEN SILMI MAULIDYAH (2KA18)
21. DINDA MEGA UTAMI (1EA09)
22. DIYAN ANIQA AINAIYA (1EB07)
23. DZIKRINA NURIL IMANI (1EB09)
24. FAHIRA ZAHIRA IDHAM (1EA06)
25. FATIMAH AZ ZAHRA (1PA16)
26. FIDA HANIFAH (1EC01)
27. HAFIDZ HABIBULLAH (1EB10)
28. HASNA BASALMA ALAYDA (1EA20)
29. ILYAS IBNU THORIQ (1EC01)
30. KIKI MULIAWATI (1DF02)
31. MOHAMMED KEVIN ALTALARIK (2ID04)
32. NABILA PUTRI KARINDA (1EB06)
33. NABILAH TASHA ZHAFIRAH (1EB07)
34. NASIEM GAHTAN DEGEL (1MA06)
35. NOURMALITA ANWAR (1MA07)
36. PUTRI MAULIDA (2EB03)
37. PUTRI OKTAVIA RUSADI (1EC01)
38. RAHMA AMELIA PUTRI (1EB07)
39. RIEFQI AZHAR ALMAN FALUTHI (1TB05)
40. RIKKARDO L.TOBING (1DC02)
41. RIZKI DINDA AMELIA (2SC01)
42. SYIFANI ANISA IRAWAN (1EB15)
43. TIA DAMAYANTI (1PA22)
44. TIKA MAHARANI PUTRI (1EB10)
45. YOVI TAMALA SARI (2EB05)

Kami ucapkan SELAMAT kepada Calon Pengurus Muda SEF Gunadarma periode 2020/2021 telah berhasil memasuki tahap Magang dan Pelatihan.

Untuk info lebih lanjut terkait tahap selanjutnya akan diberitahu oleh panitia.

Note:
Keputusan ini bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Let's contribute yourself as youth to create your bright future with us!

Jazaakumullahu Khayraan,

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Our Social Media:⁣⁣⁣⁣

- Whatsapp: 0857 1571 4157⁣
- Twitter/Line/IG: @KSEI_SEF⁣
- Fb, YouTube & LinkedIn: KSEI SEF Gunadarma⁣
- Website: shariaeconomicforum.org⁣

© KSEI SEF UNIVERSITAS GUNADARMA

  • 12 Aug 2020

  • 0 Comments

  • Berita Eksyar

Pertumbuhan investor syariah terus menunjukkan hasil yang signifikan. Sejak Sharia Online Trading System (SOTS) diluncurkan tahun 2011, jumlah investor syariah meningkat hingga 515 persen.

Kepala Divisi Pengembangan Pasar Modal Syariah Bursa Efek Indonesia (BEI), Irwan Abdalloh menunjukkan jumlah investor syariah per Juni 2020 mencapai 75.570 dengan pangsa 6,1 persen. Jumlah tersebut naik dari 68.599 investor pada akhir 2019.

"Jumlah investor syariah telah meningkat 515 persen dalam empat tahun terakhir," katanya kepada Republika.co.id, Senin (10/8).

Jumlah saham syariah juga naik dan mulai menjadi pilihan. Per Juni 2020, ada 22 saham syariah baru yang merupakan 79 persen dari total perusahaan tercatat baru dalam setengah tahun 2020 ini. Sementara total saham syariah berjumlah 448 saham dari 692 saham atau mencapai pangsa 65 persen.

Dari sisi kapitalisasi pasar, nilai saham syariah selalu lebih tinggi daripada saham nonsyariah. Per Juni 2020, nilai kapitalisasi saham syariah mencapai Rp 2.906 triliun atau mencapai pangsa 51 persen dari total kapitalisasi market sebesar Rp 5.678 triliun.

Jumlah investor ritel di pasar modal secara umum juga mengalami peningkatan signifikan. Dari total 3,02 juta investor, sebanyak satu persen adalah investor institusi dan sisanya ritel atau individu.

Terjadi peningkatan signifikan penambahan investor di masa pandemi menjadi di atas 20 ribu investor per bulan. Padahal biasanya di bawah itu. Profil usia investor pun sebanyak 46,14 persen berusia di bawah 30 tahun dan 70,77 persen di bawah 40 tahun.

Sumber: Republika.co.id

  • 8 Aug 2020

  • 0 Comments

  • Berita Eksyar

Ekonomi syariah perlu melakukan adaptasi dengan kebiasaan baru atau new normal di tengah pandemi Covid-19, agar kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka pemulihan ekonomi nasional tidak menimbulkan risiko di bidang kesehatan.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo mengatakan setidaknya terdapat tiga langkah adaptasi hadapi kenormalan baru. Pertama, penggunaan teknologi yang semakin intensif termasuk untuk membuka peluang pasar dan distribusi barang.

“Kedua, memanfaatkan peluang pengembangan alternatif usaha dan ketiga, meningkatkan kesempatan untuk memperat kolaborasi dan sinergi antar pelaku usaha,” ujarnya.

BI berkerjasama lintas lembaga di bawah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) selalu berkomitmen untuk mendorong pemberdayaan ekonomi syariah sehingga dapat bersaing secara nasional maupun global.

Salah satu strategi yang dilakukan adalah melalui penguatan ekosistem Halal Value Chain (HVC) yang meliputi rangkaian kegiatan untuk menghasilkan nilai tambah pada setiap bisnis proses dengan menekankan pada aspek kepatuhan terhadap nilai dan prinsip dasar syariah.

Pengembangan ekosistem Halal Value Chain dilakukan di empat sektor utama, yaitu pertanian (integrated farming); industri makanan halal dan fesyen muslim yang diwujudkan dalam program pengembangan Industri Kreatif Syariah (IKRA); pariwisata halal; serta pengembangan renewable energy.

Upaya-upaya tersebut terus dilakukan dengan menggandeng berbagai pelaku usaha, diantaranya komunitas pesantren, UMKM syariah, korporasi dan berbagai pelaku industri lainnya.

Sebagai informasi, BI juga telah menyempurnakan ketentuan Pasar Uang Antarbank Berdasarkan Prinsip Syariah (PBI PUAS) melalui Peraturan BI (PBI) Nomor 22/9/PBI/2020 yang mencabut PBI Nomor 17/4/PBI/2015.

Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan ketentuan baru tersebut berlaku mulai 22 Juli 2020. Penyempuraan PBI PUAS antara lain berupa penambahan instrumen baru PUAS berupa Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank (SiPA).

“Selain itu, ketentuan ini juga menyederhanakan pengaturan PUAS yang semula diatur dalam satu PBI dan beberapa Surat Edaran (SE) BI diubah menjadi satu PBI dan satu Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG),” jelas Onny.

Penerbitan ketentuan tersebut bertujuan untuk mendukung pelaksanaan operasi moneter berdasarkan prinsip syariah dan menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang antarbank berdasarkan prinsip syariah.

Sumber: Sharianews.com

  • 3 Aug 2020

  • 0 Comments

  • Berita Eksyar

Ekonom dari Universitas Indonesia (UI) Fithra Faisal Hastiadi memprediksi ekonomi sepanjang 2020 akan tumbuh negatif di kisaran -0,8 persen sampai -0,2 persen jika kasus positif virus corona (Covid-19) tak menurun hingga September 2020.

"Berdasarkan skenario kami kalau kurvanya tidak melandai sampai September kita akan mulai memasuki pertumbuhan negatif sepanjang 2020. Minus 0,8 persen sampai minus 0,2 persen. Ini benar-benar mengkhawatirkan," ujarnya dalam diskusi virtual yang diselenggarakan ILUNI UI, Sabtu (1/8).

Faisal mengatakan pertumbuhan ekonomi (PE) yang minus ini akan membawa Indonesia masuk ke fase resesi dan bisa berujung pada depresiasi ekonomi. Dampak jangka panjangnya ekonomi RI akan tumbuh lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, kondisi tersebut terjadi jika aktor-aktor perekonomian seperti tenaga kerja, industri, dan rumah tangga kehilangan kemampuan ekonomi dan produktivitasnya atau mengalami economic hyteresis.

"Ini yang harus kita waspadai. Jangan sampai resesi berujung depresi ekonomi. Harus ditopang harus segera (di kuartal tiga 2020)," ujarnya.

Faisal mengatakan selain memaksimalkan program stimulus dan insentif yang telah dirancang, pemerintah juga harus mempertimbangkan variabel kesehatan dalam menentukan sektor ekonomi mana saja yang akan dibuka. Ia menyebut pelonggaran aktivitas sosial dan ekonomi yang serampangan akan membuat pengendalian Covid-19 oleh pemerintah menjadi sia-sia. Kurva kasus positif Covid-19 dipastikan akan kembali meningkat dan sektor-sektor yang telah dibuka terpaksa harus kembali ditutup.

"Ketika infection rate naik maka ini tentunya akan menghambat aktivitas ekonomi jangka menengah dan panjang," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut perekonomian dunia masih tidak menentu dan revisi proyeksi bisa dilakukan kapan saja mengikuti perkembangan di tengah pandemi virus corona.

Meski sejumlah lembaga internasional mengelompokkan Indonesia ke dalam negara-negara yang perekonomian bisa pulih lebih cepat, ia meminta jajarannya tetap mewaspadai gelombang kedua kasus Covid-19.

"Tetap harus waspada, kemungkinan dan antisipasi kita terhadap risiko terjadinya gelombang kedua dan masih berlanjutnya ketidakpastian ekonomi global 2021," kata Jokowi.

Sumber: cnnindonesia.com

  • 26 Jul 2020

  • 0 Comments

  • Open Recruitment

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Bismillaahirrahmaanirraahiim

Berdasarkan hasil Seleksi Wawancara 1 Calon Pengurus Muda Sharia Economic Forum Universitas Gunadarma periode 2020/2021, maka kami mengumumkan 45 nama yang lanjut ke tahap Seleksi Magang & Pelatihan:

 

1. ABDUL IMRON (1EB13)
2. ABDULLAH FADHLURRAHMAN MAHFUZH (1KA04)
3. ABIGHEL APNAN CAMILA (1EB03)
4. AHMAD MUZAKI (1IB01)
5. AHMAD ZIKRY FADILLAH (1EB07)
6. ALIFIYA RISQI HABIBAH (1EB10)
7. ALLYSA FATMA INDRIANI (1EB03)
8. AMALIA ANJANI (1EC01)
9. ANDENA PUTRI MAULIDA (1PA22)
10. ANDIENA CASSY CANDRAKIRANA (1DD02)
11. ANDINI DWI JULIANTI (2EB03)
12. ANNISA (1SC01)
13. ASIH KARSINIH (1EC01)
14. ATIKAH LESTARI ENDRAWATI (1ID02)
15. AURELIA ZAHRA SALSABILA (1EB03)
16. AZIZAH DINA SULARSIH (2EA19)
17. BUNGA CANTIKA (1EB07)
18. DESTI PUTRI AFIFAH (1EB15)
19. DEVI SYELI FITRIANI (1EB10)
20. DIEN SILMI MAULIDYAH (2KA18)
21. DINDA MEGA UTAMI (1EA09)
22. DIYAN ANIQA AINAIYA (1EB07)
23. DZIKRINA NURIL IMANI (1EB09)
24. FAHIRA ZAHIRA IDHAM (1EA06)
25. FATIMAH AZ ZAHRA (1PA16)
26. FIDA HANIFAH (1EC01)
27. HAFIDZ HABIBULLAH (1EB10)
28. HASNA BASALMA ALAYDA (1EA20)
29. ILYAS IBNU THORIQ (1EC01)
30. KIKI MULIAWATI (1DF02)
31. MOHAMMED KEVIN ALTALARIK (2ID04)
32. NABILA PUTRI KARINDA (1EB06)
33. NABILAH TASHA ZHAFIRAH (1EB07)
34. NASIEM GAHTAN DEGEL (1MA06)
35. NOURMALITA ANWAR (1MA07)
36. PUTRI MAULIDA (2EB03)
37. PUTRI OKTAVIA RUSADI (1EC01)
38. RAHMA AMELIA PUTRI (1EB07)
39. RIEFQI AZHAR ALMAN FALUTHI (1TB05)
40. RIKKARDO L.TOBING (1DC02)
41. RIZKI DINDA AMELIA (2SC01)
42. SYIFANI ANISA IRAWAN (1EB15)
43. TIA DAMAYANTI (1PA22)
44. TIKA MAHARANI PUTRI (1EB10)
45. YOVI TAMALA SARI (2EB05)

Kami ucapkan SELAMAT kepada Calon Pengurus Muda SEF Gunadarma periode 2020/2021 telah berhasil memasuki tahap Magang dan Pelatihan.

Untuk info lebih lanjut terkait tahap selanjutnya akan diberitahu oleh panitia.

Note:
Keputusan ini bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Let's contribute yourself as youth to create your bright future with us!

Jazaakumullahu Khayraan,

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Our Social Media:⁣⁣⁣⁣

- Whatsapp: 0857 1571 4157⁣
- Twitter/Line/IG: @KSEI_SEF⁣
- Fb, YouTube & LinkedIn: KSEI SEF Gunadarma⁣
- Website: shariaeconomicforum.org⁣

© KSEI SEF UNIVERSITAS GUNADARMA

Office

Jl. Kampung Gedong, RT 1/RW 4, Kemiri Muka, Beji, Depok – Indonesia

Phone

+62 857 157 14 157

Connected with Us!