Publikasi

  • 29 Jun 2020

  • 0 Comments

  • Open Recruitment

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

WE'RE HIRING

Halo Mahasiswa Hebat!⁣⁣⁣

Pernah merasa gak kalau belajar di kelas aja gak bisa buat kamu explore pengalaman? Terus sekarang kamu sadar dan ingin lebih kontributif serta bermanfaat untuk masyarakat? Tapi merasa insecure karena kemampuan diri sendiri yang masih minim?⁣⁣⁣

⁣⁣⁣Jika kamu merasa demikian, ada kabar baik loh! Keluarga Besar Sharia Economic Forum (SEF) Universitas Gunadarma menyelenggarakan Open Recruitment SEF Calon Pengurus Muda 2020/2021.⁣⁣⁣

Networking? Collaboration? Knowledge? Adaptive and New Experience?⁣⁣⁣

You Will Get It All at SEF!⁣⁣⁣

⁣⁣⁣Kesempatan ini terbuka lebar untuk kamu mahasiswa tingkat 1 dan 2 Universitas Gunadarma yang ingin menjadi mahasiswa unggul dengan segudang manfaat.⁣⁣⁣

⁣⁣⁣Persiapkan dirimu untuk menjadi bagian dari Sharia Economic Forum (SEF)!⁣⁣⁣

⁣⁣⁣Daftarkan dirimu sekarang melalui link:⁣⁣⁣

sef.or.id/openrecruitment

Batas Pendaftaran sampai Sabtu, 11 Juli 2020 - Pukul 21.00 WIB⁣⁣⁣

⁣⁣⁣LET'S BE PART OF OUR FAMILY AND CREATE THE BRIGHT FUTURE WITH US!⁣⁣⁣

Our Social Media:⁣⁣⁣

- WhatsApp: 0857 1571 4157⁣⁣⁣

- Twitter/Line/IG: @KSEI_SEF⁣⁣⁣

- Fb, Youtube & LinkedIn: KSEI SEF Gunadarma⁣⁣⁣

- Website: www.shariaeconomicforum.org

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

  • 23 Jun 2020

  • 0 Comments

  • Artikel

“Kapan masa pandemi ini akan berakhir?”, merupakan sebuah pertanyaan yang bahkan para pakar, professor, maupun orang yang ahli dibidang science di dunia ini tidak bisa menjawab secara pasti. Banyak orang yang melakukan spekulasi, prediksi, menghitung dengan algoritma tertentu untuk memastikan bahwa kita benar-benar mengetahui kapan pandemi ini akan berakhir. Ada yang mengatakan bahwa pandemi ini akan berakhir pada akhir Juli nanti, bahkan ada yang memperkirakan kondisi ini akan bertahan hingga akhir tahun. Dilansir dari laman liputan6.com, juru bicara penanganan Covid-19; Achmad Yurianto, mengatakan bahwa kita harus melaksanakan gaya hidup baru dalam menghadapi virus covid-19. Hal ini akan membuat kita mengalami the new normal; sebuah kehidupan yang tidak akan lagi sama. Dari cara belajar, berbelanja, berinteraksi, bahkan cara sebuah perusahaan menjalankan bisnis.

Dari pernyataan tersebut, kita memiliki 2 pilihan. Yang pertama adalah give up dan yang kedua adalah get up. Pada situasi dan kondisi seperti sekarang ini, tentu kita harus memilih untuk get up, jangan menjadi manusia yang kalah dengan keadaan. Pada masa pandemi ini, ada orang-orang yang mengambil peluang, dan ada pula orang yang tertimbun oleh masalah. Generasi kita adalah generasi yang sangat potensial untuk kemudian get up, yang mana akan menjadi sebuah peluang bagi kita untuk mendapatkan apapun yang kita inginkan setelah pandemi ini berakhir jika dipersiapkan dari sekarang. Pandemi tidak hanya terjadi pada satu atau dua orang, tetapi semua orang di dunia. Keputusan untuk bangkit berada di tangan kita masing-masing. Memutuskan untuk terus meratapi keadaan atau mulai mencari peluang dan berubah. Masa pandemi ini diibaratkan seperti roda balap F1, tentu didalam sebuah pertandingan speed menjadi suatu alat ukur. Akan tetapi, apabila tiap mobil tidak berhenti sejenak di pit stop, maka akan menyebabkan kerusakan pada mobil nya atau pembalap yang akan kelelahan, dan bisa juga kehabisan bahan bakar. Kehidupan pun demikian, dimana kita saling bersaing dan semua harus serba cepat. Kini Tuhan sedang memberikan kita waktu untuk berhenti sejenak di pit stop, tetapi berhentinya kita tetap harus produktif, seperti mobil yang diisi kembali bahan bakarnya di pit stop, sehingga ketika itu terjadi proses re-charge.

Banyak orang yang beranggapan bahwa produktif sama dengan sibuk. Semakin sibuk seseorang, maka semakin produktif orang tersebut. Padahal, hal tersebut tidaklah sama. Sibuk merupakan suatu kegiatan yang mendominasi waktu seseorang, dan mungkin keadaan tersebut juga menyebabkan ia tidak hanya mengerjakan satu aktivitas. Sedangkan produktif merupakan kemampuan yang sifatnya menghasilkan bahkan dengan jumlah besar dan mendatangkan manfaat. Kesibukan mampu membuat seseorang tidak bisa fokus pada satu pekerjaan atau biasa di sebut multitasking. Dilansir dari shiftindonesia.com, otak manusia hanya mampu fokus pada satu tugas tertentu. Penelitian dari University of Sussex menunjukkan bahwa multitasking dapat menghambat fungsi otak. Penelitian yang dilakukan oleh Stanford University juga menyebutkan bahwa multitasker memiliki tingkat fokus yang lebih rendah daripada orang yang fokus pada satu pekerjaan. 

“Mengapa kita perlu untuk tetap produktif di tengah pandemi?”, tidak ada alasan bagi kita untuk tidak produktif di tengah wabah seperti sekarang, apalagi dengan alasan gerakan yang terbatas. Sebab jika tidak produktif, tentu kita akan membuang-buang waktu selama dirumah saja, kemudian akan membuat kita tidak bisa melihat kesempatan yang ada dan akan membuat kualitas hidup yang menurun karena kesulitan untuk tumbuh. Dengan produktif, kita bisa menghasilkan sesuatu lebih banyak, seperti kapasitas diri dan belajar. Kemudian kita dapat menangkap peluang. Dan ketika kondisi sudah kembali normal, kita bisa menghadapi perubahan dan kualitas hidup akan meningkat.

“Apa sih yang bisa mempengaruhi seseorang untuk menjadi produktif?”, terdapat 2 faktor yang dapat mempengaruhi seseorang, yaitu internal dan eksternal. Contoh pengaruh internal adalah fisik, psikis, bakat, usia, karakter, wawasan, motivasi, keahlian, perasaan, mindset, dan perilaku. Kita adalah pemilik dari faktor-faktor ini, maka kita memiliki pilihan untuk give up atau get up. Sedangkan pengaruh eksternal merupakan hal yang berada di luar kendali kita. Contoh nya adalah lingkungan, pemimpin, bisnis, komunikasi, aturan, politik, keluarga, alam/musibah, dan budaya. Faktor internal yang bisa kita maksimalkan untuk mencapai sebuah goals adalah mindset. Karena mindset merupakan sebuah pondasi bagi setiap manusia. Jika mindset kita sudah benar, tentu akan mempengaruhi perilaku, perasaan, dan wawasan yang kita miliki. Sehingga ketika kita menggunakan mindset tersebut dengan benar, faktor eksternal tersebut tidak akan berpengaruh banyak kepada diri kita. “Maka mindset apa yang perlu saya tanamkan dalam diri agar tetap produktif?”, dilihat dari kondisi saat ini, banyak orang yang belum bertindak bukan karena tidak mengetahui caranya, melainkan tidak mau. Karena sesungguhnya akses di zaman sekarang cukup mudah bagi kita untuk terkoneksi dengan dunia luar meski kita sedang dalam keadaan lockdown. Mereka yang menemukan cara adalah mereka yang didahului oleh mindset yang tepat. Maka, mindset yang diperlukan adalah melihat kondisi saat ini sebagai kondisi normal yang baru. Kemudian fokus untuk menciptakan berbagai kemungkinan di masa depan dan melihat diri sendiri sebagai seorang pemenang. Karena pandemi tidak bisa kita jadikan sebagai hambatan, melainkan sebuah potensi atau kesempatan untuk terus tumbuh dan berkembang.

Penulis: Dian Ayu Safitri

Sumber:

  • 25 Jun 2019

  • 0 Comments

  • Open Recruitment

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Berdasarkan hasil Seleksi Tes Tulis dan FGD Calon Pengurus Muda Sharia Economic Forum Universitas Gunadarma periode 2019/2020 yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 22 Juni 2019. Maka, kami mengumumkan 52 nama yang lanjut ke tahap Seleksi Wawancara 1:

  1. Abdurrachman Wahid
  2. Abdurraafi Rasyid Ridho
  3. Adika Mukti Adzie
  4. Agiv Shafira Nuralya
  5. Ahmad Maulana
  6. Ahmad Rifaldy Mandaya
  7. Aisyah Indyani
  8. Amal Fazri Nur
  9. Amelinda Karlina
  10. Annisa Putri Purwariyono
  11. Aulia Fatirahma
  12. Aulia Puspa
  13. Azizah Dina Sularsih
  14. Belan Riad Adil
  15. Cindy Novita Aulia Putri
  16. Cyntia Cahya Safitri
  17. Dian Ayu Safitri
  18. Edwin Pija Yenra Purba
  19. Evita Septiovani Elsava
  20. Fitri Wulandari
  21. Fitria Putri Aprilia
  22. Gafar Ali Haji
  23. Harry Chandra Andi Irawan
  24. Indah Nur Afifi
  25. Intan Siti Hardiyanti Ismail
  26. Lia Mubarokah
  27. Maya Amellia Rosfitriani
  28. Moch Bagas Dwi Putra
  29. Mohamad Iqbal Ariz Rizki Maulana
  30. Muhamad Rizki Dwi Darmawan
  31. Muhammad Fajri
  32. Muhammad Hafizh Hanafi
  33. Muhammad Ihza Pramudya
  34. Muhammad Yahdi Ihsan
  35. Nadya Salsabila Haqqoni
  36. Nera Maulina
  37. Nita Wirianti
  38. Nur Fitri
  39. Nurfaidah Dara Rizki
  40. Nurul Rachmah
  41. Rahmat Bayu S.
  42. Rani Puspita Sari
  43. Riska Handayani
  44. Rizki Dinda Amelia
  45. Safira Vina Fathia
  46. Salma Tsaniatul Waldah Rifai
  47. Sarah Aulia Azzahra
  48. Shofi Shera Diva
  49. Tri Utami
  50. Utami Puji Lestari
  51. Wafa Luthfiyah A
  52. Zhirazzi Dimas Praseptyo

Kami ucapkan SELAMAT kepada Calon Pengurus Muda SEF Gunadarma periode 2019/2020 telah berhasil memasuki tahap Seleksi Wawancara 1.

Calon Pengurus Muda SEF 2019/2020 yang dinyatakan lulus DIWAJIBKAN untuk dapat hadir pada Seleksi Wawancara 1 yang akan diselenggarakan pada:

Hari, Tanggal      : Sabtu, 06 Juli 2019

Pukul                  : 08.30 - 15.00 WIB

Tempat               : Sport Center Kampus H, Universitas Gunadarma

Dresscode         : Pakaian Praktikum

Peserta yang lolos ke tahap Wawancara 1 diwajibkan untuk memenuhi ketentuan berikut:

  1. Membawa fotocopy Sertifikat/Penghargaan yang pernah diraih
  2. Berpakaian praktikum
  3. Add, Like dan Follow semua akun media sosial SEF dengan cara mengirimkan bukti screenshotnya ke WA SEF:

WA: 0857 157 1417

Twitter/IG/@Line: @KSEI_SEF

FB/LinkedIn: KSEI SEF GUNADARMA

Keputusan ini bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Terima kasih atas perhatiannya,

Wassalamu’alaikum Warahatullahi Wabarakatuh.

  • 24 Jun 2019

  • 0 Comments

  • Kuliah Umum

[UNDANGAN TERBUKA]

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Industri halal dunia memasuki babak baru. Dalam satu tahun terakhir, teknologi blockchain kerap digunakan dalam berbagai lini industri, tidak terkecuali dalam industri halal. Big Data hingga blockchain telah dimanfaatkan dalam industri halal di beberapa negara.

Jika dikaitkan, Indonesia saat ini menjadi pasar menarik bagi industri halal global dengan jumlah penduduk muslimnya yang terbesar di dunia. Bahkan, sebenarnya dengan segala potensi yang dimiliki, Indonesia bisa menjadi produsen industri halal nomor satu di dunia.

Lantas, bagaimana peran blockchain dalam memberikan dampak bagi industri halal? Apakah industri halal di Indonesia akan semakin maju dengan adanya blockchain ditengah-tengah masyarakat?

Sharia Economic Forum (SEF) Universitas Gunadarma mempersembahkan, KULIAH UMUM "Peran Blockchain dalam Mendorong Industri Halal"

InsyaAllah akan menghadirkan:
- Pembicara: Dadang Muljawan, Ph.D. (Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia)
- Hari, tanggal: Sabtu, 29 Juni 2019
- Waktu: 08.30–12.00 WIB
- Tempat: Auditorium D462, Universitas Gunadarma, Jl Margonda Raya 100, Depok
- Fasilitas: Ilmu terupdate, E-Modul, dan Sertifikat

Yukk segera! 
Tunggu apa lagi? Dapatkan wawasan yang lebih luas bersama kami dan daftarkan dirimu sekarang juga di sef.or.id/kulum2019

Acara ini GRATIS! Dan terbuka untuk UMUM dengan Kuota TERBATAS!!

Narahubung: 
0821-1113-0583 (Laki-Laki)
0856-1237-292 (Perempuan)

Jangan lupa mengunjungi media sosial kami!
- FB: KSEI SEF Gunadarma
- Twitter: @KSEI_SEF
- Instagram: KSEI_SEF
- Line@: @KSEI_SEF

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh