Publikasi

  • 12 Jul 2018

  • 0 Comments

  • Open Recruitment

PENGUMUMAN SELEKSI CALON PENGURUS MUDA

SHARIA ECONOMIC FORUM UNIVERSITAS GUNADARMA 2018

TAHAP TES TERTULIS & FGD

Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Berdasarkan hasil seleksi tes tulis dan FGD Calon Pengurus Muda Sharia Economic Forum Universitas Gunadarma periode 2018/2019,

Maka kami mengumumkan 47 Orang yang lanjut ke seleksi Wawancara

  1. ADAM AL AZIZ
  2. ADIB GHULAM FAKHIRA RIFANI
  3. AGHNIA AULA NISA
  4. AJENG AYU PRAMESWARI
  5. ALI MUHSIN
  6. ALIEF SUCIANINGSIH
  7. ANESI
  8. ANJAS ABDI ASMARADANA
  9. ANISA AULIA TOHA
  10. ANISAH AJENG JAYANTI
  11. AYU SILVANI
  12. BINTANG WIDYA ATMOJO
  13. CANTIKA SALMA SALSABILA
  14. CICI INDRIYANI
  15. DAVID INDIYATMOKO
  16. DINDA SEPTIANI
  17. ERWIN FARIDAH
  18. I PUTU KEMAL PRATAMA
  19. INDAH NUR MAULINA
  20. INDAH SARI
  21. IQBAL HAWARI TSAQIF
  22. IRHASH AULIADY SYAIFULOH
  23. ISHAG NURWAHIDIN
  24. MARCELINA HARDIYANTI
  25. MEYTA INDRAYANI
  26. MUHAMMAD AZIS NUGRAHA
  27. MUHAMMAD IRFAN ZIKRULLAH
  28. MUH NURFANDA M
  29. MUHAMMAD LUKMAN
  30. MUHAMAD SULTHON
  31. MUTIA KHAIRUNISAH
  32. NANANG YUWIRANTO
  33. NOFITA
  34. POPPY IRANI
  35. PUTRI YUNELA SARI
  36. RAHMAT GUNAWAN
  37. REZALDI DWINANTA TAMA
  38. RICKA ANNISA
  39. RIZALDY MUTTAQIN
  40. SALMA TSANIATUL WALDAH RIFAI
  41. SANDRA ANINDITA HARIS
  42. SAYIDA NAVIIRA
  43. SHELLA AZZAHRA
  44. SHIFA VIRLIANA
  45. TRI ATMOJO
  46. TRI SETIAWAN
  47. WIRNO WAHYU RAMDANI

Kami ucapkan selamat kepada Calon Pengurus Muda SEF Gunadarma periode 2018/2019 yang lanjut ke seleksi wawancara

DIWAJIBKAN kepada nama-nama yang tersebut di atas untuk dapat hadir pada:

Hari                   : Sabtu, 14 Juli 2018

Pukul                : 08.30 WIB

Tempat              : Sport Center Kampus H

Dresscode        : Pakaian Praktikum

Peserta yang lolos ke tahap wawancara diwajibkan untuk memenuhi ketentuan berikut:

  • Membawa foto copy Sertifikat/Penghargaan yang pernah diraih pada tahap II.
  • Berpakaian praktikum
  • Add, Like dan Follow semua akun media sosial SEF dengan cara mengirimkan bukti screenshotnya ke WA SEF:                  
    • WA                     : 0857 157 1417
    • Twitter/IG/@Line  : @KSEI_SEF
    • FB/LinkedIn         : KSEI SEF GUNADARMA

Keputusan bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Terima kasih atas perhatiannya,

Wassalamu’alaikum Warrahatullahi Wabarakatuh

 

 

 

 

 

  • 27 Jun 2018

  • 0 Comments

  • Open Recruitment

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Halo! para pemuda penggerak bangsa yang telah mendaftar sebagai Calon Pengurus Muda Sharia Economic Forum 2018

Melanjutkan dari tahap sebelumnya yaitu pengiriman berkas, maka kamu akan memasuki tahap selanjutnya yaitu;

TAHAP TES TERTULIS DAN FOCUS GRUP DISCUSSION

Maka kami mengundang kamu untuk dapat hadir pada:

Hari, Tanggal: Jumat, 29 Juni 2018
Waktu: 08.30-16.00 WIB
Tempat: Kampus F6 Universitas Gunadarma, Komplek Taman Puspa, Kelapa Dua, Depok.

Diharapkan kedatangannya tepat waktu sesuai yang sudah ditentukan.

Contact Person: +62 857 1571 4157 (WA/SMS)

Untuk info lebih lanjut,

kunjungi website kami di: www.shariaeconomicforum.org.

JADILAH BAGIAN DARI KAMI & MENJADI MAHASISWA PENUH KEBERMANFAATAN!

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

  • 22 Jun 2018

  • 0 Comments

  • Open Recruitment

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
[CONGRATULATIONS!]
Selamat bagi para pemuda penggerak peradaban yang telah mendaftar sebagai Calon Pengurus Muda Sharia Economic Forum 2018/2019


Berikut ini adalah berkas yang harus dikirimkan untuk memenuhi kriteria seleksi tahap awal:
1. Surat lamaran
2. Curriculum Vitae Kreatif

Ketentuan CV:
a. Minimal mencakup Pendidikan Formal dan Non Formal, Prestasi, Bakat, Minat, dan Motto Hidup
b. Disertakan foto terbaru

3. Essay

Ketentuan Essay:
a. Minimal 500 kata
b. Font Times New Roman, Font Size 12, Space 1, Margin 1,1,1,1 (B,T,L,R)
c. Bertemakan “Akankah kamu menjadi Pemuda Penggerak Peradaban?”


Ketentuan umum:

• Batas akhir pengumpulan berkas tanggal 25 Juni 2018, pukul 23:59 WIB

• Dikirim ke alamat email official@shariaeconomicforum.org

• Subyek pengiriman email (OPREC_NAMA_KELAS_REGIONAL)

Contoh: OPREC_FULAN_2EB01_KALIMALANG

• File digabungkan ke dalam bentuk .zip/.rar

• File name rar (NAMA_KELAS_REGIONAL)

Contoh: FULAN_2EB01_KALIMALANG)


JADILAH BAGIAN DARI KAMI DAN BERSIAPLAH MENJADI MAHASISWA YANG PENUH KEBERMANFAATAN!!!
Contact Person: +62 857 1571 4157 (WA/SMS)
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
-----------------------------------------------------------------
Visit us on social media:
Twitter & IG: @KSEI_SEF
Fb/Path/Linkedin: Ksei SEF Gunadarma
Official Linkedln: Sharia Economic Forum of Gunadarma University
Line@: KSEI_SEF

  • 14 Jun 2018

  • 0 Comments

  • Artikel

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Kami Keluarga Besar Sharia Economic Forum (SEF) Universitas Gunadarma mengucapkan;
"Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Shiyamana Wa Shiyamakum"

Selamat Hari Raya Idul Fitri
1 SYAWAL 1439 H

Semoga Allah Menerima Semua Amal, Ibadah, dan Doa kita selama bulan Ramadan dan Semoga Allah Mengampuni Dosa Kita Semua.

Aamiin Allahumma Aamiin

  • 8 Jun 2018

  • 0 Comments

  • Open Recruitment

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
[WE'RE HIRING]
We're looking for the gold generation. Is that you? Come and Join Us!
Keluarga Besar Sharia Economic Forum (SEF) Universitas Gunadarma menyelenggarakan Open Recruitment SEF untuk Calon Pengurus Muda 2018.
Kesempatan ini terbuka untuk kamu mahasiswa Universitas Gunadarma, yang memiliki semangat tinggi dan ingin menjadi mahasiswa di atas rata-rata, dengan skill unggulan, baik hardskill maupun softskill.
Lalu, apakah kamu yang kami cari?
Siapkan dirimu untuk menjadi bagian dari Sharia Economic Forum(SEF)!
Daftarkan dirimu dan Isi data lengkapmu di form berikut:

sef.or.id/oprecsef2018

Batas Akhir Pendaftaran 21 Juni 2018, Pukul 23.59 WIB

Contact Person:  +6285715714157 (WA/SMS)
Untuk info lebih lanjut harap menghubungi Contact Person diatas
JADILAH BAGIAN DARI KAMI DAN BERSIAPLAH MENJADI MAHASISWA YANG PENUH KEBERMANFAATAN !!
KAMI TUNGGU!
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
---------------------------------------------------------------
Visit us on social media! 
Twitter & IG: @KSEI_SEF
Fb/Path/Linkedin: Ksei SEF Gunadarma
Official Linkedln: Sharia Economic Forum of Gunadarma University
Line@: @KSEI_SEF
Website: www.shariaeconomicforum.org

  • 19 Mar 2018

  • 0 Comments

  • Laporan Kegiatan

Sharia Economic Forum (SEF) Universitas Gunadarma mengikuti Temu Ilmiah Regional (Temilreg) Jabodetabek 2018 yang berlangsung pada 05-09 Maret 2018 bertempat di Universitas UIN Syarif Hidayatullah. Temilreg merupakan ajang perlombaan bergengsi yang diikuti oleh setiap Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) se-Jabodetabek. Ini merupakan agenda rutin FoSSEI (Forum Silaturahim Ekonomi Islam) yang dilaksanankan setiap tahunnya. Pada tahun ini Temilreg Jabodetabek 2018 mengangkat tema yang menarik dan sedang hangat-hangatnya pada saat ini, yaitu SMALL Enterprise for BIG Indonesia

Dalam event Temilreg Jabodetabek 2018 ini ada berbagai cabang perlombaan, diantaranya: Olimpiade Ekonomi Islam, Karya Tulis Ekonomi Islam, Pengembangan Ekonomi Islam, Video Ekonomi Islam, Business Appraisal, Kisah Inspiratif Muslimah dan Lomba Poster. Pada Temilreg Jabodetabek 2018 ini, SEF Universitas Gunadarma mengirimkan delegasinya untuk ikut serta dalam semua cabang lomba.

Hari pertama acara dibuka dengan opening Temilreg Jabodetabek 2018 dan Seminar Internasional yang berjudul Optimazing The Capability of Technology- Based SME in The Global Competition Era yang dipaparkan oleh Dr. Mohammad Daud Bakar, PhD, Dr. Adiwarman Azwar Karim, MBA, MAEP, Dr. Ahmad Sukro Tratmono, Prof. Dr. Irwandi Jaswir, dan Mohd. Nasir Tajang, S.Ag., M.Si. Acara dilanjutkan dengan babak penyisihan Olimpiade Ekonomi Islam.

Untuk cabang Olimpiade Ekonomi Islam, SEF UG mendelegasikan 2 Tim, yaitu Tim 1 terdiri dari: Lisna Aprilianti (Akuntansi 2014), Tika Intan Saputri (Akuntansi 2014), Taufik Ikhsan Muchlisyn (Ekonomi Syariah 2015), Sedangkan Tim 2 terdiri dari: Rahmat Ramdani (Akuntansi 2015), Mulyadi (Ekonomi Syariah 2015), dan Rika Aulia (Akuntansi 2016). Dalam babak penyisihan ini, kedua Tim SEF UG berhasil masuk ketahap semifinal.

Hari kedua, kedua Tim SEF UG berhasil masuk pada tahap semifinal. Dimana dalam semifinal terdapat 10 tim terbaik. Sementara diruangan lain sedang berlangsung penyisihan Karya Tulis Ekonomi Islam (LKTIEI).

Hari ketiga, Sebelumnya, diadakan terlebih dahulu Talkshow “Dialog Intelektual UMKM”. Sementara diruangan lain sedang berlangsung penyisihan Pengembangan Ekonomi Islam (PEI).

Hari keempat, Sedang berlangsung penyisihan Business Appraisal dan pengumuman 5 tim finalis Olimpiade Ekonomi Islam dan diataranya terdapat 2 tim SEF UG yang masuk ke tahap final yaitu Student Conference.

Pada hari terakhir ini, 5 Finalis yang berhasil melaju akan diberikan studi kasus dan harus mempresentasikan solusi dari studi kasus tersebut dalam waktu 15 menit, dengan tema Student Conference “Small Enterprises and Islamic Economic’s Solution”. Dalam teknis pelaksanaannya, finalis tidak hanya menjawab pertanyaan dari panelis, tetapi juga pertanyaan dari audiens. Kemudian dilanjutkan Sarasehan Alumni yaitu merupakan sharing session dari para alumni KSEI sebagai pembicara dan bersifat tertutup hanya untuk KSEI se-Jabodetabek. Acara internal ini mengundang pembicara dari para alumni untuk berbagi pengalaman dan inspirasi bagi para anggota KSEI se- Jabodetabek. Dan pada malam harinya berlangsung agenda NIGHT AWARD, malam penghargaan untuk cabang perlombaan temilreg 2018. Sekaligus menjadi penutup dari rangkaian acara WESHARE – TEMILREG 2018. Dengan Tema: “The Glory of Sharia Economic” . Tiba saat pengumuman, SEF UG berhasil meraih Media Terbaik SE-JABODETABEK 2018. Selain meraih Media terbaik, SEF UG berhasil meraih juara 3 Karya Tulis Ekonomi Islam (LKTIEI) yang diwakili oleh Dwi Rahayu (Manajemen 2015), Eman (Akuntansi 2014), dan Endang Sulastri (Manajemen 2015). Selain itu SEF UG juga berhasil meraih Juara 3 Pengembangan Ekonomi Islam (PEI) yang diwakili oleh Abdul Roqqib (Akuntansi 2014), M. Wizly (Akuntansi 2015), dan Nuke Winandha (Manajemen 2014). Dan SEF UG berhasil mendapatkan penghargaan Dresscode Terbaik yang diawakili oleh Nina Sakinah (Akuntansi 2015), Ade Putri Rahayu (Akuntansi 2016), dan Yolanda Regita Cahyani (Manajemen 2016).

 

 

  • 28 Jan 2018

  • 0 Comments

  • Berita Eksyar

Peningkatan yang terjadi pada kesadaran masyarakat untuk berekonomi syariah beriringan dengan datangnya kritik-kritik kepada lembaga keuangan syariah itu sendiri. Karenanya, lembaga-lembaga keuangan syariah memiliki tantangan agar mampu membuktikan diri sebagai suatu solusi dunia perekonomian.

Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DIY, Mursida Rambe mengingatkan, lembaga keuangan syariah hadir tidak sekadar untuk berbisnis dan mencari keuntungan. Lebih dari itu, lembaga keuangan syariah harus menjadi satu edukasi bagi masyarakat.

Tentu, lanjut Rambe, edukasi yang diberikan kepada masyarakat agar bertransaksi sesuai dengan ketentuan syariah. Karenanya, ia menilai, lokakarya-lokakarya sangat mempermudah masyarakat memiliki pemahaman tentang ketentuan-ketentuan ekonomi syariah.

"Lembaga keuangan syariah harus menunjukkan kalau kita hadir untuk memberikan solusi bagi perekonomian nasional, sehingga kita dapat membuktikan Islam yang rahmatan lil alamin," kata Rambe, pada Lokakarya Akad dan Produk Lembaga Keuangan Syariah Sesuai Fatwa DSN-MUI, di Yogyakarta, Kamis (25/1).

Senada, CEO Amana Sharia Consulting, Ahmad Ilham Sholihin menekankan, akal manusia dalam mengaplikasikan ekonomi seharusnya memang tidak bertentangan dengan Alquran. Bila tidak, tentu akal itu sedang tidak sehat, dan sudut pandang itu tidak boleh di bolak-balik.

Untuk itu, ia menolak dugaan-dugaan lembaga keuangan syariah tidak masuk akal, sebagai alasan untuk tidak menerapkan sistem keuangan syariah tersebut. Ilham berharap pelaku-pelaku lembaga keuangan syariah memiliki pemahaman kuat sebagai modal mengaplikasikannya.

"Akal yang sehat itu tidak akan bertentangan dengan Alquran dan hadist," ujar Ilham.

Lokakarya ini diselenggarakan MES DIY bekerja sama dengan BPRS Barokah Dana Sejahtera. Kegiatan diikuti 110an praktisi perbankan syariah, pelaku-pelaku asuransi syariah, BMT, serta akademisi se-DIY.

Sumber: Republika.co.id

  • 22 Jan 2018

  • 0 Comments

  • Olympiad

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sharia Economic Forum (SEF) Universitas Gunadarma dengan bangga mempersembahkan Perhelatan Akbar!!!

National Islamic Economic Olympiad 2018

Jadikan 2018 sebagai tahun KEEMASAN Kamu dan Kampus-mu!

National Islamic Economic Olympiad - 12th GSENT

"Realizing Maqashid Al-Shariah to Achieve Economic Justice through Islamic Philanthropy"

 

Persyaratan: 

  • Peserta merupakan mahasiswa/i aktif jenjang D3 atau S1 se-Indonesia
  • Peserta adalah tim yang terdiri dari 3 orang (Diperbolehkan berbeda fakultas)
  • Seluruh peserta wajib mengikuti rangkaian proses seleksi

Tanggal Penting:

  • Batas akhir pendaftaran: 25 Februari 2018
  • Pengiriman berkas pendaftaran dan softcopy essay: 25 Februari 2018
  • Tes PG online: 02 Maret 2018
  • Pengumuman 12 Besar: 26 Maret 2018
  • Semi-Final: 19 & 20 April 2018
  • Grand Final: 21 April 2018

Pendaftaran:

  • Pendaftaran GRATIS
  • Peserta dapat mengunduh formulir pendaftaran dan booklet  melalui link sef.or.id/olympiadgsent2018
  • Peserta mengirimkan formulir via email ke gsent@sef.or.id disertai scan KTM/KRS untuk setiap anggota tim (Dalam bentuk file Attachment PDF), dengan subjek email: OLIMPIADE_NAMA KETUA_ASAL UNIVERSITAS

Hadiah:

  • Juara 1: Rp 5.000.000,- Trofi tetap, Medali, dan Sertifikat Penghargaan.
  • Juara 2: Rp 3.000.000,- Trofi tetap, Medali, dan Sertifikat Penghargaan.

Contact Person:

  • Laki-Laki: 082111130583
  • Perempuan: 085706335134

Official Information:

  • Website: gsent.shariaeconomicforum.org
  • Instagram: @gsent_sef

Visit Us on Social Media:

  • Website: www.shariaeconomicforum.org
  • Instagram: @KSEI_SEF
  • Facebook: KSEI SEF GUNADARMA
  • Twitter: @KSEI_SEF
  • Line@: @KSEI_SEF
  • LinkedIn: KSEI SEF GUNADARMA

Wassalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh,

#12thGSENT #Olympiad #National #IslamicEconomic #SEF12 #SEF

  • 16 Jan 2018

  • 0 Comments

  • Berita Eksyar

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, zakat dapat menjadi instrumen pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Bambang menegaskan,  kemungkinan kerja sama pemerintah dengan pihak lain seperti lembaga filantropi sangat terbuka.

“Kemungkinan itu selalu terbuka dan semakin banyak filantropi yang sekarang kita kaitkan dengan SDGs (Sustainable Development Goals/Tujuan Pembangunan Berkelanjutan),” kata  Bambang pada konferensi pers “Membedah Angka Kemiskinan dan Kesenjangan : Data Terkini BPS” di Gedung Bappenas, Jakarta, Selasa (9/1).

Menurutnya, Bappenas sebagai koordinator SDGs akan melibatkan lembaga filantropi untuk mencapai tujuan-tujuan pembangunan tersebut.

Secara umum, kata dia, pemerintah membuka kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengentaskan kemiskinan. Hal itu, seperti dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan dana sosial keagamaan.

“Perusahaan dengan CSR punya target tersendiri. Begitu juga dengan dana sosial keagamaan misalnya zakat, itu ada target sendiri. Yang kita bisa lakukan adalah koordinasi dengan lembaga filantropi,” ujarnya.

Dikatakan dia, yang terpenting  adalah bagaimana seluruh program bantuan tersebut bisa mencakup sebanyak mungkin masyarakat. Oleh karena itu, dengan melibatkan lembaga filantropi untuk ikut mencapai target SDGs.  Bambang berharap dapat ikut mengurangi kemiskinan dan ketimpangan.”Itu strategi yang kita lakukan sekarang,” imbuhnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan persentase penduduk miskin Indonesia turun menjadi 10,12 persen pada September 2017.

Tercatat, jumlah penduduk miskin turun 1,19 juta jiwa dari Maret ke September 2017. Data BPS menyebutkan, masih terdapat 26,58 juta penduduk miskin pada September tahun 2016 lalu.

Sumber: Mysharing.co

  • 15 Jan 2018

  • 0 Comments

  • Berita Eksyar

Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Cholil Nafis menghimbau agar umat Islam di Indonesia melakukan wakaf produktif kepada lembaga resmi yang ada. Karena menurutnya, wakaf produktif ini membangun martabat umat Islam.

Cholil menjelaskan, wakaf itu selalu dilakukan seseorang yang memang dermawan dan ingin bersedekah dalam jangka panjang. Dan, seseorang berwakaf didorong oleh rasa kedermawaan, bukan karena kewajiban. ”Seseorang yang berwakaf akan melakukannya dengan suka rela untuk menyisihkan hartanya,” kata Cholil pada peluncuran program Wakaf Investasi Selamanya (WIS) di Jakarta, Rabu (10/1).

Jumlah wakaf sendiri, menurut dia, tidak dibatasi nominalnya. Berapa pun harta yang dimiliki dianjurkan untuk diwakafkan. asal hartanya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Menurutnya, di era generasi milenial dan keuangan digital ini memungkinkan setiap orang bisa berwakaf sekaligus dapat dengan mudah memilih model investasinya. Sehingga diharapkan hasil laba investasi dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya dan aset  wakaf harus tetap dijamin lestari tanpa terkurangi oleh inflansi.

“Saya mendoakan dan mendorong wakaf uang menjadi budaya masyarakat. Jika berwakaf menjadi budaya menyisihkan sebagian hartanya setiap jumat untuk berwakaf,” kata Cholil.

Hal ini sebut dia, akan menjadi kekayaan sekaligus menjadi tangga untuk mengangkat martabat umat Islam.  Dan seandainya, kata Cholil, setiap 10 juta masyarakat berwakaf Rp 100 ribu setiap bulan. maka akan terkumpul Rp 1 miliar. “Bayangkan kalau sepertiga masyarakat atau 100 juta orang Indonesia berwakaf Rp 1 juta per tahun, maka akan terkumpul Rp 1 triliun setiap tahunnya,” ungkapnya.

Melalui program  WIS, kata Cholil, dana wakaf itu bisa dimanfaatkan tidak hanya pada kepentingan umat. Tapi juga untuk kepentingan pribadi. Sebab melalui program ini umat bisa memperoleh nilai manfaat hingga tujuh turunan.

Sehingga tegas dia, jika sebagian masyarakat membiasakan berwakaf untuk produktif dan bernilai ekonomi maka berapa aset negara yang dikuasi asing dapat dibeli oleh umat Islam. Lalu hasilnya, untuk pemerdayaan masyarakat tidak mampu dan biaya pendidikan anaknya sekolah

Sumber. Mysharing.co