SEF UG Meraih Prestasi pada Temu Ilmiah Nasional (TEMILNAS) XVI

Best paper tim 2 sef ug

Sharia Economic Forum (SEF UG) berpatisipasi kembali dalam ajang kompetisi Temu Ilmiah Nasional (TEMILNAS) XVI yang diselenggarakan oleh ForSEBI (Forum Studi Ekonomi Bisnis Islam) UIN Sunan Kalijaga berkerjasama dengan FoSSEI (Forum Studi Ekonomi Islam) Nasional, berlangsung pada 26 – 29 April 2017 bertempat di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Dalam kompetisi ini, SEF UG mengirimkan 3 tim delegasi olimpiade, yaitu Tim 1 terdiri dari: Rizky Akbar (Akuntansi, 2014), Iren Karina (Akuntansi, 2013), dan Iin Tri Mulya Ningsih (Akuntansi, 2013). Sedangkan Tim 2 terdiri dari: Lisna Aprilianti (Akuntansi, 2014), Fauziah (Akuntansi, 2013), dan Eka Purwati (Akuntansi, 2013). Kemudian Tim 3 terdiri dari: Rahmat Ramdhani (Akuntansi, 2015), Dewi Novitasari (Manajemen, 2013), dan Inggritia Safitri M. (Akuntansi, 2013). Selain itu, SEF UG mengirimkan 4 delegasi simposium, yaitu Tim 1 terdiri  dari: Windriyani (Akuntansi, 2015), Fenton Martin (Teknik Informatika, 2014), dan Annisa Lestari (Akuntansi, 2013). Sedangkan Tim 2 terdiri dari: Nabila Deerama (Akuntansi, 2015), Dwi Rahayu (Akuntansi, 2015), dan Muhammad Hamdy Nugroho (Akuntansi, 2014). Kemudian Tim 3 terdiri dari: Dian Rosela (Akuntansi, 2014), Cinthya Ayunda (Akuntansi, 2014), Nopi Duwi Hariyanti (Akuntansi, 2013). Kemudian Tim 4 terdiri dari: Nuke Winandha (Manajemen, 2014), Fitra Amelia (Akuntansi, 2013), dan Hilmi Fabriansyah (Akuntansi, 2013).

Foto Bersama Delegasi SEF UG Tim Olimpiade dan Simposium

TEMILNAS merupakan ajang kompetisi nasional yang setiap tahunnya mengundang seluruh mahasiswa dengan Kelompok Studi Ekonomi Syariah dari berbagai Universitas di Indonesia dan tahun ini sudah memasuki tahun ke 16. TEMILNAS XVI mengangkat tema “Optimizing Indonesia’s Potential towards the World Halal Lifestyle Center”. Rangkaian acara terdiri dari: Seminar Internasional, Olimpiade Ekonomi Islam, Simposium, Business Challenge, Diskusi Nasional, Gathering Night, dan CEO Talk.

Hari Pertama, dimulai dengan pembukaan acara oleh rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Drs. KH. Yudian Wahyudi, dan dilanjutkan dengan Seminar Internasional dengan tema “Optimizing Market Opportunity of Global Halal Industry” oleh Prof. Irfan Syauqi Beik (Ketua Harian Ikatan Ahli Ekonomi Islam), Prof. Irwandi Jaswir (Koordinator Riset Halal Industry Research Center IIUM, Malaysia), dan Tentra Andriyani (Representatif Asosiasi Halal Lifestyle) sebagai pembicara. Pertumbuhan Industri Halal di Indonesia sangat berpeluang besar mengingat populasi Muslim terbesar dunia adalah Indonesia sehingga sudah mempunyai pasar yang menjajikan. Untuk memperkuat perkembangan Industri Halal maka diperlukan regulasi yang tepat, penawaran (supply) yang lebih luas, serta massive public campaign dan pendidikan sebagai peningkatan kesadaran masyarakat akan produk halal. Masalah yang dihadapi saat ini adalah sertifikasi halal dimana biaya sertifikasi yang besar menjadi keluhan bagi pada produsen untuk menyertakan label halal pada produknya terutama pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Sehingga diperlukan kebijakan yang strategis dan inovatif seperti diberlakukan UU JPH (Undang-Undang Jaminan Produk Halal) dan memperkuat dakwah Halal Lifestyle sehingga Indonesia mampu menaikkan level peringkatnya pada Global Halal Industry.

Kemudian, dilanjutkan dengan sesi penyisihan Olimpiade Ekonomi Islam bertempat di Gedung Multi Purpose UIN Sunan Kalijaga, yaitu mengerjakan soal secara individu yang nantinya nilai akan diakumulasikan dalam Tim. Pada tahap ini, Tim 2 SEF UG berhasil meraih 14 besar dari 114 Tim yang ikut berkompetisi. Kemudian, dilanjutkan dengan sesi final yaitu study case untuk penetuan juara dari 10 Tim Finalis.

Hari Kedua, dimulai dengan CEO Talk dengan tema “Membangun Generasi Kompetisi Generasi Muda” oleh Dr. Anggito Abimanyu (Chief Economist BRI) dan Agung Nugraha Susanto, SH. (CEO Simply Group) sebagai pembicara. Ciri generasi muda Islami saat ini, yaitu Sholeh dan sholeha, terdidik dan kreatif, berani dan selalu ingin tahu, dinamis dan fleksibel, orientasi global, namun sulit dinasehati dan dikritik. Saat ini pula momentum kebangkitan bagi Umat Islam dimana pemimpin generasi muda harus mampu berkolaborasi, mempengaruhi, dan memikirkan strategi untuk perbaikan Negara. Setelah acara selesai, dilanjutkan dengan simposium dimana para delegasi akan mempresentasikan papernya kepada dewan juri. Simposium dibagi kedalam 5 komisi, yaitu Makanan, Pendidikan dan Keuangan, Pariwisata dan Budaya, Fashion dan Kosmetik, Media dan Medis.

Tim 1 SEF UG dengan paper berjudul: “Pemenuhan Konseptualisasi Islamic Branding dan Penerapan Consumer Based Brand Equity (CBBE) pada Industri Kosmetik Halal Indonesia melalui Pembentukan Halal Cosmetic Community”, Tim 3 SEF UG dengan paper berjudul: “Indonesia Halal Lifestyle Center di Dunia Tahun 2020 pada Subsektor Fashion Muslim melalui Ekonomi Kreatif Berbasis Syariah”, dan Tim 4 SEF UG dengan paper berjudul: “Optimalisasi Fashion Muslim dalam Negeri Melalui Model Quadruple Helix menuju Indonesia sebagai Pusat Fesyen Dunia Tahun 2020” masuk dalam komisi 4 yaitu Fashion dan Kosmetik, sedangkan Tim 2 SEF UG dengan paper berjudul: “Optimalisasi Pelayanan Kesehatan Masyarakat Melalui Implementasi Sukuk Linked Wakaf dalam Rumah Sakit Syariah” masuk dalam komisi 5 Media dan Medis.

Setelah presentasi paper masing-masing Tim pada simposium selesai, dilanjutkan dengan diskusi nasional pada masing-masing komisi yang dihadiri oleh seluruh peserta TEMILNAS XVI sampai dengan hari ketiga. Pada diskusi ini, membahas terkait permasalahan Industri Halal pada setiap komisi yang kemudian masing-masing peserta dapat memberikan pendapatnya terkait solusi yang dapat direkomendasikan pada pemerintah nantinya serta membahas paper yang telah dipresentasikan sebelumnya. Acara ini diakhiri dengan Sidang Pleno dengan mengkukuhkan beberapa poin solusi yang akan direkomendasikan dari hasil diskusi tersebut dan ditandatangani oleh Presidium Nasional FoSSEI dan seluruh Ketua KSEI (Kelompok Studi Ekonomi Islam) se-Nasional.

Acara diakhiri dengan Gathering Night dan pengumuman pemenang kompetisi TEMILNAS XVI yang berlangsung di Conventional Hall UIN Sunan Kalijaga. SEF UG berhasil meraih penghargaan Best Paper pada komisi 5 yaitu Media dan Medis yang diwakili oleh Tim 2 SEF UG yang terdiri dari Nabila Deerama (Akuntansi, 2015), Dwi Rahayu (Akuntansi, 2015), dan Muhammad Hamdy Nugroho (Akuntansi, 2014). Sedangkan penghargaan lainnya yaitu Juara 1 Olimpiade oleh Universitas Brawijaya, Juara 2 Olimpiade oleh STEI Tazkia, dan Juara 3 Olimpiade oleh STEI SEBI. Sedangkan Best Paper komisi 1 oleh Universitas Muhamaddiyah Yogyakarta, Komisi 2: Univeristas Sumatera Utara, Komisi 3: Universitas Riau, dan komisi 4: Universitas Gadjah Mada.

Laporan: Annisa Lestari