Investor Milenial Dominasi Pembelian ST004

News 09

Pemerintah lewat Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (Dirjen PPR) Kementerian Keuangan resmi mengumumkan hasil penjualan Sukuk Negara Tabungan seri ST004 sebesar Rp2,63triliun. Jumlah tersebut mengalami oversubscribe sekitar 1,3 kali dari target semula pemerintah sebesar Rp2triliun.



ST004 ditawarkan pemerintah pada 3-21 Mei 2019 lalu. Minimum pemesanan dibuka pada harga Rp1juta hingga maksimum pemesanan Rp3miliar. Penawaran dilakukan menggunakan akad wakalah dengan underlying asset Barang Milik Negara dan Proyek APBN 2019.



Dari penjualan ST004 yang mencapai Rp2,63triliun, berarti hasil tersebut tidak lebih besar dibandingkan seri sebelumnya, ST003 pada 2017 mencapai Rp3,13triliun. Hasil penjualan ST004 tersebut menunjukkan bahwa Sukuk Tabungan masih menjadi salah satu primadona investasi syariah, terutama bagi generasi milenial.



“Di samping itu, meskipun kebutuhan konsumsi di bulan Ramadan semakin meningkat namun tidak mengurangi minat masyarakat untuk berinvestasi di instrumen SBN Ritel online ini. Terlebih, Sukuk Tabungan menawarkan beragam keuntungan serta kemudahan berinvestasi sesuai prinsip syariah,” jelas Dirjen PPR Kementerian Keuangan.



ST004 sendiri merupakan seri Sukuk Tabungan yang penjualannya dilakukan secara daring (e-SBN) bekerja sama dengan 20 mitra distribusi. ST004 berhasil menjangkau 12.528 investor di seluruh provinsi di Indonesia, dengan jumlah investor baru sebanyak 6.266 investor. Generasi Milenial mendominasi jumlah investor ST004 yaitu sebanyak 6.494 investor (51,8 persen), mengalami peningkatan dibandingkan ST003 (51,7 persen) dan ST001 (37,7 persen).